A.
Dampak Negatif :
Nilai ekonomi kecil. Di Indonesia, angka pembajakan termasuk tinggi.
Hal ini jelas merugikan para pengembang software dalam negeri maupun luar
negeri. Sehingga, industri perangkat lunak komputer kurang bergairah yang
mengakibatkan turunnya pendapatan produsen.
Kreativitas terhambat. Karena tingginya angka pembajakan,
mengakibatkan anak bangsa Indonesia enggan untuk terjun ke dalam bisnis
pembuatan software. Sehingga, bangsa Indonesia tidak memiliki kompetensi dalam
persaingan teknologi software dalam negeri apalagi kancah internasional
Mudah menyebarnya berbagai kode-kode ‘jahat’ seperti virus,
spyware, rook-kit, dll. Karena, paket program bajakan tidak terjamin
keamanannya
Sistem operasi crash. Karena program bajakan tidak menjamin sistem
keamanan yang memadai sehingga bila komputer terinfeksi kode-kode perusak dari program
bajakan akan memungkinkan rusaknya sistem operasi.
B.
Dampak Positif :
Minimnya gap teknologi. Karena jarang rumah tangga di Indonesia
yang dapat membeli lisensi sebuah software, maka dengan adanya software bajakan
akan membantu pengguna rumahan dalam menggunakan komputer tanpa biaya yang
mahal.
Membantu pekerjaan. Misalnya tugas sekolah, tugas kantor, buku
acara yang memerlukan lisensi software pengolah kata. Software bajakan cukup
membantu karena lisensi dari software-software ini sangatlah mahal bagi
sebagian besar pengguna.
Membantu dunia pendidikan. Dalam proses pendidikan, terdapat
berbagai macam file di internet yang dapat diunduh secara Cuma-Cuma yang
berkaitan dengan pengetahuan. Software bajakan membantu karena untuk
mendapatkan reader dari software-software tersebut, tidak memerlukan biiaya
yang mahal sehingga seorang pelajar dapat mempelajari artikel-artikel tersebut
dengan mudah.
Hiburan yang murah. Game-game bajakan sangat memberikan hiburan
yang murah karena selain sangat atraktif, untuk mendapatkannya kita tidak
memerlukan biaya yang mahal.









0 komentar:
Posting Komentar